Mereka yang kini telah pergi dan sedikit kenangan yang tinggal (dicky)
Yang ini mah belum pergi. Masih betah bercokol dibatam dan di J98. Walau sudah tidak seramai dulu. Tapi keberadaan Dicky tetap penting. Sebagai prasasti hidup dari masa lalu rumah yang kelam. Saat dimana setan - setan masih enggan berkunjung dan kebebasan dijunjung setinggi-tingginya.

Kenal benyamin? Nah, dicky ini sodara jauuuhhh banget dari benyamin. Betawi asli. Tapi betawi kok, merantau ya? Yah... namanya juga pilihan hidup. Ngerantau untuk mengumpulkan bekal lalu kembali dengan segepok modal ditangan kan juga nggak ada salahnya. Kalo di jerman ada tembok berlin dan baru runtuh waktu tahun 90-an. Di Jakarta Dicky tinggal dikawasan yang justru baru dibangun tembok waktu tahun 90-an. Tembok berland. Well, semoga Dicky masih terus betah dibatam. Dan suatu saat nanti bisa berkumpul lagi dengan yang lainnya. Entah kapan?
Posted at 03:52 pm by
je98