<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>Je98</title>
    <link>http://je98.blogdrive.com/</link>
    <description>Je98</description>
    <lastBuildDate>Fri, 15 Dec 2006 11:05:02 PST</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <category>Family &amp; Home</category>
    <item>
      <title>Demo Yang Salah Sasaran</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/11.html</link>
      <pubDate>Fri, 15 Dec 2006 04:04:54 GMT</pubDate>
      <description>    Kamis 14 Desember 2006 beberapa organisasi pekerja mengadakan demonstrasi didepan kantor walikota batam. Salah satu dasar tuntutannya adalah kenaikan UMK. Menurut survey yang mereka bikin, kebutuhan minimum dikota batam adalah 1.100.000 per bulan. Sebuah angka yang masuk akal sebenarnya buat saya. Biaya hidup disini memang mahal. Hampir semua bahan pokok diimpor dari luar pulau. Dan biaya transportasi juga tinggi sekali. Sistem angkutan umumnya juga jalan ditempat. Tidak pernah ada tambahan trayek. Padahal banyak sekali daerah-daerah perumahan baru yang dibuka. Angkutan yang ada... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=11</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Menjadi Batam</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/10.html</link>
      <pubDate>Fri, 08 Dec 2006 02:21:16 GMT</pubDate>
      <description>
     Batam banget sih! Setahun lalu kata itu seringkali terucap. Entah makian, entah pula penyesalan. Bagi mereka yang belum pernah ke pulau ini, wajar saja jika yang dibayangkan adalah sebuah pulau modern dengan segala gemerlap kehidupan yang menyertainya. Dulu bahkan saya berpikir bahwa yang akan saya hadapi adalah lingkungan dengan blok-blok yang teratur dan lingkungan yang terpisah-pisah antara perumahan dengan industri. Setahun disini harapan untuk itu menguap entah kemana.
    Mengharapkan batam akan bisa seperti Singapur sudah seperti mimpi disiang hari. Tak berarti. Dan kalo boleh... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=10</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mendaki pelangi</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/9.html</link>
      <pubDate>Wed, 06 Dec 2006 04:20:36 GMT</pubDate>
      <description>

Gadis kecil terbang menembus awan

Sayap – sayapnya basah diguyur hujan

Perlahan demi perlahan ia daki pelangi yang membentang

Di sore hari di selat yang sepi

Gadis kecil pergi melayang

Makin lama makin menjauh ia menghilang

Meninggalkan sebentuk bayang

Tuhan yang tau kapan sosok nya akan kembali

Menebar senyuman dan keceriaan

Mengusir penat yang kerap datang

Menghibur pagi dan menutup malam dengan sebentuk harapan

Bahwa hari ini adalah milikmu 

Dan esok menunggu

Untuk kau tulisi dengan kapur warnamu

Dengan nada-nada indah yang senantiasa menari... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=9</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Teman-teman baru kami</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/7.html</link>
      <pubDate>Tue, 21 Nov 2006 06:50:38 GMT</pubDate>
      <description>
         Waktu berjalan seiring jarum jam yang berputar. Perlahan tapi pasti. Keputusan sekali seumur hidup itu pun diambil. mengakibatkan sederet konsekuensi yang harus dijalani. Salah satu nya adalah kehilangan rumah j 98 itu. Iya, lingkungan tempat dimana J98 berada itu hanya diperuntukan untuk mereka yang berstatus karyawan bujangan. Bukan untuk mereka yang beristri atau bersuami.
       Konsekuensi lainnya lagi adalah, dapat teman baru. Lingkungan yang sekarang kami (saya dan istri) tempati lebih sepi dari j98. Mungkin karena kebanyakan yang tinggal disini adalah orang-orang yang... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=7</comments>
    </item>
    <item>
      <title>BERITA KEHILANGAN</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/6.html</link>
      <pubDate>Thu, 31 Aug 2006 08:13:09 GMT</pubDate>
      <description>
             Telah hilang sepasang anak muda yang sedang dilanda kasih. Diduga  keduanya pergi secara terpisah namun dalam jangka waktu yang berdekatan. Menurut  rekan2 terdekatnya, kepergian keduanya berkaitan dengan kisah cinta mereka yang  teramat rumit untuk dijalani. Ditambah kedua orang tua mereka yang menentang  kisah cinta mereka. Masih menurut rekan2 mereka, keduanya memang tidak pernah  menyatakan saling cinta. Namun dalam beberapa kesempatan keduanya sudah  menunjukan kedekatan yang lebih dari sekedar kawan. Keduanya sering terlihat  sarapan dan makan siang bersama. Kadang pula... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=6</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mereka yang kini telah pergi dan sedikit kenangan yang tinggal (dicky)</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/5.html</link>
      <pubDate>Wed, 05 Jul 2006 08:52:06 GMT</pubDate>
      <description>        Yang ini mah belum pergi. Masih betah bercokol dibatam dan di J98. Walau sudah tidak seramai dulu. Tapi keberadaan Dicky tetap penting. Sebagai prasasti hidup dari masa  lalu rumah yang kelam. Saat dimana setan - setan masih enggan berkunjung dan kebebasan dijunjung setinggi-tingginya. 
 Kenal benyamin? Nah, dicky ini sodara jauuuhhh banget dari benyamin. Betawi asli. Tapi betawi kok, merantau ya? Yah... namanya juga pilihan hidup. Ngerantau untuk mengumpulkan bekal lalu kembali dengan segepok modal ditangan kan juga nggak ada salahnya. Kalo di jerman ada tembok berlin dan baru runtuh... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=5</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mereka yang kini telah pergi dan sedikit kenangan yang tinggal (musy)</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/4.html</link>
      <pubDate>Wed, 14 Jun 2006 05:36:50 GMT</pubDate>
      <description>
 Musiana Tirta Prabawa. 
        Salut untuk orang yang satu ini! Kenapa? Karena akhirnya ia dikategorikan sebagai orang. Teman-teman serumahnya dulu meragukan kalau dia itu manusia. Selera makannya meragukan. Bukannya nggak doyan. Tapi justru karena seleranya diluar batas kenormalan seorang manusia. Masa sarapannya aja nasi putih dengan lauk nasi uduk?? Kalo harus dibandingkan maka sebaiknya dibandingkan sama dinas kebersihan. Apa aja diangkut! Nggak pake nanya2. Apa aja yang ada dimeja atau lewat depan hidungnya disikat. Sorry ya sy, profilnya agak2 ketuker ama profilnya fita. Kalo herdy... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=4</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mereka yang kini telah pergi dan sedikit kenangan yang tinggal (herdy)</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/3.html</link>
      <pubDate>Tue, 13 Jun 2006 05:51:24 GMT</pubDate>
      <description>        Sorot matanya tajam menatap. Dibingkai barisan alis yang tebal. Ketampanannya mengingatkan suasana cihampelas dikala musim liburan. Buat yang pernah ke bandung dan belanja di FO pasti akrab dengan wajahnya. &quot;Cari apa A'?&quot; &quot;Ah nggak! cuma mau liat2&quot;. Begitulah, sosoknya begitu mengingatkan kita akan tanah pasundan. Mungkin karena ia bau sampah? mungkin karena ia mirip gedung sate? Bukan! bukan itu. Tapi karena ia adalah Herdy herdiana! Yak! Suku bangsa mana lagi coba yang begitu gemar mengulang kata, sampai2 nama orang pun menggunakan kombinasi itu.
 Dengan kombinasi wajah yang tampan... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=3</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mereka yang kini telah pergi dan sedikit kenangan yang tinggal (andy)</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/2.html</link>
      <pubDate>Mon, 12 Jun 2006 09:11:41 GMT</pubDate>
      <description>Perpisahan adalah sebuah keniscayaan. Ia abadi se-abadi pertemuan itu sendiri. Bagai sebuah mata uang dengan kedua belah sisinya. Tak ada yang bisa menyangkal bahwa setiap ada pertemuan, maka tak lama lagi pasti akan ada perpisahan. Buat kalian yang pernah tinggal disini (di j98), sekarang pun kalian masih tetap ada, walau sekarang tempat kalian adalah disini (*menunjuk ke hati*).
&quot;MMMMMUUUUSSSSSSIIIIIIIIIIIII!!!!!! ITU TEMPAT SAMPAH UDAH PENUH!!! JANGAN DIISI LAGI!!!! 
HERDIII!!!! CUCIAN LO UDAH MATENG TUH!!! CEPET ANGKAT!!!!
DIIIICCKKKYYYY!!!! NGEPEL LO!! UDAH BERAPA BULAN NI RUMAH NGGAK... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=2</comments>
    </item>
    <item>
      <title>J 98</title>
      <link>http://je98.blogdrive.com/archive/1.html</link>
      <pubDate>Mon, 12 Jun 2006 07:46:18 GMT</pubDate>
      <description>
    Ini adalah kisah tentang sebuah rumah kecil dan orang-orang didalamnya. 
        Menjadi perantauan kadang2 bukalah hal yang mudah. Butuh keberanian dan tekat yang besar. Diluar keduanya dibutuhkan kebesaran hati untuk bisa bergabung dengan lingkungan yang baru. Lingkungan yang sama sekali berbeda. Kalo ada hal yang wajib dimiliki seorang perantau, maka itu pasti adalah, keikhlasan.
        Keihklasan untuk berbagi dengan rekan senasib. Untuk bisa bersama menangisi kebahagiaan atau tertawa terbahak-bahak terhadap semua kemuraman. Merantau berarti jauh dari keluarga, jauh dari... (more)</description>
      <comments>http://je98.blogdrive.com/comments?id=1</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
